Kegiatan Peresmian Rumah Keadilan (Restorative Justice)

Pada hari Kamis tanggal 19 Mei 2022 bertempat di Rumah Adat Kranggan, Jalan Lembur IV, Rt.01 Rw.04 Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna telah dilaksanakan Peresmian Rumah Keadilan (Restorative Justice).  

Sesepuh Adat Kranggan, Olot Kisan menyampaikan banyak terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan Plt. Wali Kota Bekasi, atas terpilihnya kampung Kranggan sebagai tempat Rumah Keadilan (Restorative Justice). Selaku sesepuh adat turunan ke-9 (secara turun temurun sejak abad ke-15 yang meneruskan warisan leluhur untuk menyelesaikan permasalahan warga secara musyawarah), Olot Kisan sangat menghargai hadirnya Rumah Keadilan (Restorative Justice) sebagai wadah penyelesaian kasus dengan berlandaskan hukum. Para tetua adat Keranggan siap berkoordinasi dengan pemerintah untuk pelaksanaan program (Restorative Justice) ini.

Selanjutnya Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi menyambut baik dan menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi atas diadakannya Rumah Keadilan (Restorative Justice) di Kampung Adat Kranggan. Dipahami bahwa selayaknya tidak semua perkara pidana diteruskan melalui proses hukum. Program Restorative Justice yang dilaksanakan oleh Kejaksaan RI diseluruh Indonesia menunjukan bahwa persoalan hukum tertentu dapat diselesaikan melalui perdamaian, dengan memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh peraturan Jaksa Agung.  Rumah Restorative Justice di kampung Kranggan diharapkan menjadi Pilot Project di Kota Bekasi yang dapat dilanjutkan lagi pembentukannya di beberapa wilayah kecamatan lain dengan menyesuaikan kebutuhan yang ada, mengingat kegiatan ini sangat positif untuk masyarakat luas.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi pada intinya menyampaikan mengenai kriteria tindak pidana ringan yang dapat diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice berdasarkan Peraturan Kejaksaan Nomor 15 tahun 2020.  Rumah Keadilan (Restorative Justice) ini diharapkan dapat menyelaraskan nilai-nilai kearifan lokal yang masih dipegang kuat oleh masyarakat adat Kranggan, utamanya penyelesaian masalah melalui musyawarah mufakat, dengan berlandaskan peraturan yang berlaku.

Plt. Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi mendukung penuh Program Restorative Justice Kejaksaan Negeri Kota Bekasi yang diwujudkan dalam Rumah Keadilan (Restorative Justice) di kampung Kranggan. Bahwa Rumah keadilan ini merupakan bagian dalam menjalankan Pancasila yakni sila ke-4, dimana permasalahan hukum yang terjadi di masyarakat dapat dimusyawarahkan terlebih dahulu sehingga masalahnya tidak sampai ke tingkat pengadilan. Merupakan sebuah kebanggaan bahwa Rumah Keadilan (Restorative Justice) bertempat di Kampung Kranggan, karena Rumah Adat Kranggan adalah bagian dari objek wisata religi budaya yang menjadi destinasi wisata dan cagar budaya nasional di Daerah Kota Bekasi. Sehingga keberadaan Rumah Keadilan (Restorative Justice) tersebut menjadi nilai tambah destinasi wisata, selain sebagai contoh/Pilot Project keberadaan wadah perdamaian untuk penyelesaian kasus hukum yang ringan.

Dalam acara ini juga telah dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Plt. Wali Kota Bekasi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi yang dilanjutkan dengan Penyerahan Surat Keputusan Wali Kota Bekasi tentang Penetapan Kelurahan Jatirangga Kecamatan Jatisampurna sebagai Lokasi Rumah Keadilan (Restorative Justice).

Kegiatan Sosialisasi Rumah Restorative Justice

Pada hari Rabu, 23 Maret 2022 telah dilaksanakan acara Silaturahmi dan Sosialisasi Pembentukan Rumah Restorative Justice di Rumah Kasepuhan Kranggan (Sdr. Olot Kisan) yang dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi beserta para Kasi dan Kasubagbin, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Perwakilan Kodim 0507/Bks, Tim Pemerintahan Kota Bekasi, Camat Jatisampurna, Lurah Jatirangga dan Para Tokoh Adat serta Tokoh Masyarakat Kranggan.

Dalam pertemuan tersebut Kajari menyampaikan maksud dan tujuan pembentukan Rumah Restorative Justice dimana sebelumnya telah berkoordinasi dengan Plt Wali Kota Bekasi dan untuk mendapatkan dukungan untuk keperluan tersebut.

Rumah Restorative Justice atau Keadilan Restorative, merupakan tindak lanjut dari Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 yang memungkinkan perdamaian suatu perkara pidana yang sifatnya ringan, maka tidak perlu dibawa ke Pengadilan, dengan batasan syarat tertentu, yaitu :

  1. Tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana;
  2. Tindak pidana dengan ancaman pidana denda atau diancam dengan pidana penjara tidak lebih dari 5 (lima) tahun;
  3. Nilai barang bukti atau nilai kerugian yang ditimbulkan tidak lebih dari dari Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah).
  4. Korban sepakat untuk memaafkan perbuatan Tersangka.

Keadilan Restoratif merupakan suatu pendekatan dalam masalah pidana ringan yang melibatkan korban, pelaku serta elemen masyarakat demi terpenuhinya rasa keadilan. Masalah yang dapat diselesaikan di rumah Restorative Justice antara lain tindak pidana pencurian, penganiayaan, kecelakaan lalu lintas, dengan memenuhi syarat-syarat sesuai ketentuan Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 tersebut.

Sdr. Olot Kisan selaku perwakilan tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat mendukung pembentukan Rumah Restorative Justice, sehubungan penyelesaian masalah berdasarkan musyawarah mufakat telah menjadi adat kebiasaan di wilayah tersebut.

Pemusnahan Barang Bukti Sitaan Narkotika dan Minuman Keras di Polres Metro Bekasi Kota

Pada hari Jumat tanggal 1 April 2022 pukul 09.00 WIB s/d selesai, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti sitaan Narkotika yang diadakan oleh Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota, bertempat di Lapangan Apel Polres Metro Bekasi Kota Lama (Jalan Pramuka No.79, Bekasi).

Adapun Tamu Undangan yang hadir adalah sebagai berikut :

  1. Walikota Bekasi yang (Dr. Tri Adhianto)
  2. Ketua DPRD Kota Bekasi
  3. Dandim 0507 Bekasi (Kol. Arm Iwan Aprianto SIP)
  4. Ketua Pengadilan Negeri Bekasi yang diwakili oleh Panmud Pidana Pengadilan Negeri Bekasi (Purwadi,S.H.)
  5. Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi diwakili oleh Kasi Pidum (Dennie Sagita, S.H.)
  6. Para PJU Polres Metro Bekasi Kota beserta para Kapolsek Jajaran
  7. Ketua Pokdar sebekasi
  8. Puslabfor Mabes Polri
  9. Pemadam Kebakaran
  10. Pramuka
  11. Mitra Polisi Komunikasi
  12. Para Tokoh agama Kota Bekasi
  13. Para Tokoh masyarakat Kota Bekasi
  14. Para media cetak dan elektronik Kota Bekasi

Acara pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja dan minuman beralkohol tersebut merupakan hasil operasi Cipta Kondisi Polres Metro Bekasi Kota, dipimpin oleh Kapolres Metro Bekasi Kota KOMBES POL HENGKI, SIK. SH, dengan rincian barang bukti yang dimusnahkan sebagai berikut :

  1. Narkotika jenis Ganja : 30.800 gram,
  2. Minuman Beralkohol sebanyak 8700 botol dari berbagai jenis merk dan 216 botol berisi Ciu,

Pemusnahan barang bukti narkotika jenis Ganja dilakukan dengan cara dibakar sedangkan minuman beralkohor dalam botol dihancurkan dengan mesin giling (stom walls) yang disaksikan oleh para undangan.

Kejaksaan Negeri Kota Bekasi melakukan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayanai (WBBM)

Kejaksaan Negeri Kota Bekasi melakukan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayanai (WBBM), yang menitik beratkan dalam 6 area perubahan yaitu :

  1. Management Perubahan.
  2. Penataan Tatalaksana
  3. Penataan Management SDM
  4. Penguatan Akuntabilitas Kinerja
  5. Penguatan Pengawasan
  6. Peningkataan Kualitas Pelayanan Publik

Kepala kejaksaan Negeri Kota Bekasi mengajak jajaran untuk dapat memberikan pelayanan secara maksimal kepada Masyarakat secara cepat, tepat dan profesional dan membentuk Insan Adhyaksa Kejaksaan Negeri Kota Bekasi untuk bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Peningkatan Pelayanan Publik Kejaksaan, antara lain: Pelayanan Tilang, Pelayanan pengembalian barang Bukti dan Pelayanan hukum.

Dalam Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bersih dari  Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayanai (WBBM) pada tahap perencanaan yang diawali dengan penandatangan Pakta Integritas seluruh Pegawai Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. adalah salah satu bentuk komitmen Kejaksaan  Negeri Kota Bekasi dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat, yang bersih dan bebas dari KKN.

 

Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran oleh Pegawai Kejaksaan Negeri Kota Bekasi

Pada hari Minggu tanggal 21 Maret 2021 Kejaksaan Negeri Kota Bekasi melakukan kegiatan Sosialisasi dan pelatihan upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran yang dipimpin langsung oleh Bapak Wahyudi, S.H., M.H selaku PLT Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan Kepala Sub Bagian Pembinaan Bapak Sigit Prabawa Nugraha, S.E., S.H. Kegiatan tersebut di ikuti dari setiap bidang pada Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

SIDANG DITEMPAT OPERASI YUSTISI

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk melakukan pencegahan, penanganan dan pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Kota Bekasi. Kejaksaan Negeri Kota Bekasi bersama dengan unsur-unsur terkait diantaranya Pemerintah Kota Bekasi, Kepolisian Metro Bekasi Kota, Komando Distrik Militer 0407 Kota Bekasi, Pengadilan Negeri Bekasi serta jajaran Kepolisian Sektor di wilayah Kota Bekasi telah melaksanakan sidang ditempat operasi yustisi terkait pelaksaanaan protokol kesehatan di wilayah Kota Bekasi pada tanggal 17, 21, 22, 23, 24, 25, 28, 29, 30 september 2020 dan 1 Oktober 2020, dimana kami bersama unsur-unsur terkait telah melakukan teguran kepada para pelanggar, dan para pelanggar tersebut berjanji bahwa mereka akan melaksanakan protokol kesehatan dengan benar selama masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dan apabila para pelanggar melakukan pelanggaran di kemudian hari mereka bersedia diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang ada. Untuk para pelanggar yang belum mempunyai masker kami bersama dengan unsur-unsur terkait juga membagikan masker secara cuma-cuma untuk mereka. Bahwa pelaksanaan sidang ditempat operasi yustisi protokol kesehatan tersebut berjalan dengan aman dan terkendali.

SIDANG ONLINE KEJAKSAAN NEGERI KOTA BEKASI

Pada tanggal 01, 06, 07, 08, 13, 14, 15, 20, 21, 22, 27, 28, 29 Juli 2020 Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Bapak Sukarman SH, MH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Bapak Hapit Suhandi, SH, MH, MM telah melaksanakan persidangan perkara tindak pidana umum dengan menggunakan Sarana Teleconference, dengan diikuti oleh Majelis Hakim, Panitera, dan Penasehat Hukum terdakwa yang berada di Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Jaksa Penuntut Umum yang berada di kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi serta terdakwa yang berada di Lapas Kelas IIA Bekasi maupun Rutan IA Jakarta Timur, Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek tempat terdakwa dititipkan mulai pukul 11.00 WIB s/d 16.00 WIB.

Pengumuman Mengenai Perkara Pelanggaran Lalu Lintas

PENGUMUMAN

SEHUBUNGAN DENGAN PENGHENTIAN SEMENTARA KEGIATAN PERKANTORAN DI PENGADILAN NEGERI BEKASI. TERHITUNG DARI TANGGAL 22 SEPTEMBER 2020 S/D TANGGAL 28 SEPTEMBER 2020 DIBERITAHUKAN BAHWA UNTUK PENYELESAIAN PERKARA PELANGGARAN LALU LINTAS MELIPUTI PEMBAYARAN DENDA DAN BIAYA PERKARA YANG DIPUTUS PADA TANGGAL, 25 SEPTEMBER 2020 DITUNDA SAMPAI DENGAN WAKTU YANG DIBERITAHUKAN LEBIH LANJUT OLEH PENGADILAN NEGERI BEKASI. (MOHON UNTUK TIDAK MELAKUKAN PEMBAYARAN DENDA DAN BIAYA PERKARA TILANG SEBELUM ADA PUTUSAN DARI PENGADILAN NEGERI BEKASI).

DEMIKIAN UNTUK MENJADI MAKLUM

Penyerahan Piagam Penghargaan

Pada hari Jumat, tanggal 04 September 2020 , Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, bapak Sukarman, SH., MH melalui Kepala Sub Bagian Pembinaan, Bapak Zam Zam Ikhwan, SH,. MH menerima Piagam Penghargaan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi kepada Kejaksaan Negeri Kota Bekasi kategori (Satuan Kerja Dengan Kontribusi PNBP dari Pengelolaan Barang Milik Negara Tertinggi Tahun 2019 Lingkup Wilayah Kerja KPKNL Bekasi) yang diserahkan langsung oleh Bapak KPKNL Bekasi Bapak Hamin Mustofa.

REKONSTRUKSI PERKARA PIDANA

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Bapak Sukarman SH, MH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Bapak Hapit Suhandi, SH, MH, MM, dan Kepala Sub Seksi Eksekusi dan Ekseminasi Tindak Pidana Umum Bapak Eko Supramurbada, SH melakukan rekonstruksi perkara pidum “Melakuan pembunuhan yang direncanakan dan atau Pembunuhan dan atan Penganiayaan Berat yang mengakibatkan Orang Meninggal Dunia dan Luka Berat ” Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 subs Pasal 338 subs Pasal 354 ayat (1) , ayat (2) KUHPidana, yang terjadi pada hari Minggu tanggal 10 Mei 2020 diketahui sekitar jam : 21.00 Wib di lantai dua Kontrakan beralamat Kp. Rawa Bebek Rt 04/15 Kel.Kotabaru, Kec.Bekasi Barat Kota Bekasi, Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/57 -BK/ K/V /2020/Sek Bks Kota tanggal 10 Mei 2020. dengan Korban : Alm.SAKIMIN dan Alm.SARNITI dan Tersangka an: ANDRIYANTO bin (alm) WIRYA MIHARJO.